Masjid Istiqlal Jakarta

Masjid Istiqlal di Jakarta merupakan masjid agung terbesar di Indonesia. Saya tidak ingat kapan terakhir kali berkunjung ke Masjid Istiqal ini, namun sedikitnya lebih dari 10 tahun lalu, mungkin 15. Tidak ada yang tersisa dalam ingatan seperti apa tampak dalam Masjid Istiqlal, dan karenanya setelah berkeliling ke beberapa tempat di Jakarta Utara, saya memutuskan untuk mampir guna mempersegar ingatan tentang Masjid Istiqlal ini.

masjid istiqlal
Menara Masjid Istiqlal setinggi 90 m berada di sebelah kiri bangunan utama, dengan bangunan Monumen Nasional (Monas) di latar belakang. Mesjid Istiqal ini lokasinya sangat dekat dengan Monas dan Istana Presiden.

masjid istiqlal
Ruang utama Masjid Istiqlal yang berbentuk segi empat berukuran besar. Mihrab, sebuah lubang pada dinding depan yang menunjukkan arah kiblat (Mekah), dan mimbar dimana khotib berdiri memberikan khotbahnya, berada di bagian tengah dinding utama depan Masjid Istiqlal.

Menempel pada dinding bagian kanan Masjid Istiqlal adalah kaligrafi logam keemasan yang berbunyi Allah, dan yang menempel pada dinding sebelah kiri berbunyi Muhammad. Terdapat kaligrafi Surah Thaha di tengah-tengah dinding.

masjid istiqlal
Kubah bundar di pusat bangunan Masjid Istiqlal dengan diameter 45 m, ditopang oleh 12 pilar bulat kuat yang ditutup dengan pelat alumunium.

masjid istiqlal
Bagian dalam kubah Masjid Istiqlal yang memiliki ornamen konsentrik, dan kaligrafi di sepanjang tepian lingkarannya. Lampu kristal di bagian tengah terlihat sangat indah.

masjid istiqlal
Beberapa orang tampak sedang beristirahat setelah melaksanakan ibadah sholat di Masjid Istiqlal ini.

Masjid Istiqlal memang tidak pernah sepi dari pejalan yang mampir untuk berbagai keperluan, dari melakukan sholat sunnah, sholat wajib, dan kemudian sejenak menyepi dari kesibukan dan kebisingan kota.

masjid istiqlal
Suasana yang tenang untuk sholat di selasar di luar bangunan utama Masjid Istiqlal, sementara istrinya tengah dzikir di dekatnya.

masjid istiqlal
Selsara Masjid Istiqlal menjadi tempat yang nyaman untuk sejenak beristirahat, meski berbaring di dalam masjid biasanya dilarang oleh pengurus masjid.

masjid istiqlalMasjid Istiqlal dibangun berdasarkan konstruksi arsitektur bangunan yang dirancang oleh Frederich Silaban, seorang arsitek Kristen yang terpilih sebagai pemenang dalam lomba yang diselenggarakan pada 1955. Fondasi pertama masjid terbesar di Asia Tenggara ini diletakkan oleh mendiang Presiden Sukarno pada 24 Agustus 1961.

Pekerjaan pembangunan Masjid Istiqlal memakan waktu tidak kurang dari 17 tahun dengan partisipasi berbagai umat beragama. Mendiang Presiden Suharto akhirnya meresmikan masjid yang bisa menampung 120.000 jamaah ini pada 22 Februari 1978.

Masjid Istiqlal

Jl. Taman Wijaya Kusuma
Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar
Jakarta Pusat
Telp. 021-3500711
GPS: -6.169793, 106.831591 (lihat Peta)

Akses ke Masjid Istiqlal

Kopaja P20 Term. Senen – Lb. Bulus | Mayasari Bakti 929 Term . Rambutan – Pasar baru | Metromini P15 Senen – Setia Budi | PPD 41A Kampung Rambutan – Dr. Sutomo | PPD 63 Tanjung Priok – Medan Senen | PPD AC09 Terminal Kampung Rambutan – Kota | PPD AC09 Term . Kampung Rambutan – Kota | Sinar Jaya ML P156 Term. Kampung Rambutan – Pasar Baru | Sinar Jaya ML P158 Blok M – Kemayoran | Steady Safe 959 Term. Kampung Rambutan – PRJK

Wisata Terdekat Masjid Istiqlal

Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (550 m) | Newseum Cafe (574 m) | Monumen Nasional (1,8 km) | Galeri Nasional Indonesia (1,8 km) | Patung Pak Tani (2,1 km) | Museum Taman Prasasti (2,2 km) | Museum Juang ’45 (2,7 km) | Museum Nasional (3,5 km) | Museum Kebangkitan Nasional (4,2 km)

Terkait Masjid Istiqlal
Tempat Wisata di Jakarta | Peta Wisata Jakarta | Hotel di Jakarta Pusat



Share on Facebook ~ Tweet ~ Print This! ~ Share via Email