Bogor Kabupaten

Curug Ngumpet Bogor

Share . Tweet . Whatsapp . Google+1 . Print!

Galeri foto: 1. Suasana s/d 17. Butir Air. Curug Ngumpet Bogor ada di Taman Nasional Gunung Halimun-Salak, Desa Gunungsari, Kecamatan Pamijahan Bogor. GPS -6.696618, 106.689477 (navigasi dengan Google Map), Waze (navigasi di Android dan iOS, install Waze di Play Store). Jam buka sepanjang hari. Harga tiket masuk gerbang TNGHS Rp.5.000, curug Rp.7.500. Tempat Wisata di Bogor lainnya, Peta Wisata Bogor, Hotel di Bogor.

Curug Ngumpet Bogor merupakan air terjun sedang di Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Kabupaten Bogor. Air terjun dan kawasan hutan lindung yang sangat luas ini barangkali belum seterkenal dan tidak semaju daerah Puncak yang sudah jauh lebih dulu populer.

Namun kawasan hutan lindung ini menawarkan pengalaman unik, bagi yang suka udara segar di hutan rindang yang aman, bersantai di perkemahan, atau jelajah ringan sampai berat ke curug. Curug Ngumpet yang indah ini ditempuh dalam waktu 2-3 jam dari Jakarta, arah ke Selatan.

Seharusnya saya sudah mengunjungi curug elok ini pada awal-awal saya mengenal daerah di kawasan taman nasional ini. Namun nama air terjunnya yang terdengar tidak begitu merdu ditelinga telah membuat saya dengan sengaja melewatinya ketika itu. Nama, sebagaimana penampilan, kadang bisa juga menipu orang.

curug ngumpet bogor
Beberapa pengunjung tampak tengah menikmati suasana di bagian depan Curug Ngumpet Bogor ketika kami tiba. Saya merasa cukup beruntung ketika berada di area air terjun ini karena cuaca cukup baik. Air tidak begitu deras dan angin tidak begitu kencang sehingga tidak sampai membawa kabut air yang bisa membasahi tubuh dan terutama kamera.

Lokasi tempat wisata ini bisa ditempuh hanya beberapa menit dengan berjalan kaki dari tempat parkir kendaraan di tepi jalan di kawasan yang masuk dalam wilayah Desa Gunungsari – Bogor, dengan lintasan yang relatif mudah. Saat itu di sekitar area air terjun keadaannya masih benar-benar alami, apa adanya, alias tak ada apa-apa di sana.

curug ngumpet bogor
Dengan batuan besar terserak di mana-mana di sepanjang sungai yang membuat saya mudah menemukan tempat aman untuk meletakkan kamera saat memotret dengan kecepatan rendah agar mendapatkan gambar Curug Ngumpet Bogor yang halus. Sebuah trik yang suka saya lakukan ketika sedang tidak membawa tripod.

Batu-batu besar berwarna coklat tua kehitaman di latar depan, menjadi penguat bagi komposisi batuan yang ditumbuhi lumut hijau terang di latar tengah, dinding tebing berlumut dengan tumbuhan paku-pakuan di sisi kiri, dan di ujung sana terlihat halus seperti sutera rambatan air yang jatuh dari puncak tebing.

curug ngumpet bogor
Berfoto diantara bebatuan yang berlumut warna kehijauan segar di latar depan memberi kontras yang indah dengan warna air Curug Ngumpet Bogor yang putih keperakan di belakangnya. Bagi pasangan pejalan, foto prewed di tempat wisata ini mungkin memberi nuansa berbeda. Setidaknya ada kesan alami kuat yang bisa ditangkap oleh kamera.

Jika langit di atas Gunung Salak sana tidak terlihat gelap dan hari masih cukup pagi, maka bermandi-mandi di kolam curug yang ada di bawah air terjun bisa menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan. Namun jika sudah lewat siang hari biasanya hujan mulai turun, meski bukan di tengah musim penghujan sekalipun.

curug ngumpet bogor
Pandangan yang memperlihatkan kolam kecil di bawah air terjun serta menampilkan beningnya air yang merendam bebatuan kecil di latar depan. Di sisi sebelah kanan aliran sungai juga terdapat tebing yang menjadi ujung jalan yang dilalui pengunjung. Di sana ada titik alami yang nyaman di bawah sebuah pohon untuk menikmati suasana di sekeliling curug.

Air terjun ini terlihat indah dengan semua keasliannya, meskipun sekarang mungkin sudah ada bekas tangan manusia di sana. Airnya yang jernih turun dari atas tebing yang tinggi, dan jatuh ke dalam kolam di dasarnya mampu menimbulkan suara enak di telinga. Kabut air kadang memberi rambatan kepada berkas sinar matahari yang menyelusup dari sela pepohonan.

Hemat saya, Curug Ngumpet merupakan salah satu curug yang wajib kunjung jika sudah berada di salam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Jaraknya yang dekat dan pemandangan sekitar yang alami dan indah, serta ukuran curug yang cukup besar menjadi alasan kuat untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan berkunjung ke tempat ini.

Author: Bambang Aroengbinang
Share . Tweet . Whatsapp . Google+1 . Print!